Mencetak Sendiri Undangan Pernikahan

Undangan pernikahan memang cukup tinggi harganya, budget yang harus dikeluarkan untuk ini sangat besar. Bagi sebagian calon pengantin mungkin tidak mempedulikan hal ini. Tapi lain halnya dengan calon pengantin yang mempunyai budget minim.

Mencetak sendiri undangan pernikahan menjadi sebuah solusi, hal ini bisa menekan biaya sampai seminimal mungkin. Ditambah dengan adanya sistem maklun di percetakan dan juga blanko undangan membuat ini tidak sulit untuk dilakukan.

Yang diperlukan hanya waktu, dan budget yang cukup.

Mencetak Blanko Undangan Pernikahan di Rumah.

Sekarang, kita bisa membeli undangan pernikahan kosong/blanko/template yang ada di toko yang menyediakan ini. Misalnya saja di Berlian, ErBa, Misil dan tempat lainnya. Dan mencetaknya dirumah dengan printer inkjet kesayangan.
Perlu diperhatikan, saat memilih blanko harus tepat. Sebagian blanko undangan memerlukan proses finishing yang sulit, tapi tidak semuanya ada yang mudah bahkan tidak memerlukan finishing hanya lipat saja.

Tips memilih Blanko Undangan untuk dicetak di printer rumahan.

Belilah blanko yang dibuat dari bahan tipis, untuk menghindari printer nge-jam pada saat mencetak.
Cari model dengan proses finishing yang mudah, jangan memilih undangan hardcover, kecuali anda bisa dan tahu teknik finishing dan memiliki waktu yang lebih.
Blanko dengan bahan Brief Card (BC) lebih baik dibanding yang berbahan Bluish White (BW) ataupun Jasmine.
Jika tidak memiliki skill komputer grafis, sebaiknya mampir ke tukang setting. Dan minta dibuatkan, save file nya ke flashdisk/portable hdd atau cd sehingga tinggal mencetak undangan pernikahan dengan printer di rumah. Biasanya hanya Rp. 10.000,- s/d Rp. 50.000,- untuk setting standar.
Jangan melakukan pencetakan dengan printer sekaligus, untuk menghindari head printer rusak. Lakukan secara bertahap.

Dengan cara ini, bisa menghemat uang yang lumayan besar. Tapi beresiko, biasanya printer rusak karena banyak nge-print.

Mencetak Blanko Undangan Pernikahan di Percetakan.

Maklun cetak ke percetakan, langkah yang diambil hampir sama seperti tips diatas. Yang membedakannya, yakni :
Setelah setting undangan, anda tinggal membuat plat cetaknya dan diserahkan kepada operator cetak. Kasih tahu dia, warna tinta yang akan dicetak.
Bisa juga ditambah foil (polymas).

Yang perlu diperhatikan adalah bayar untuk setiap hal yang dilakukan oleh orang lain. Jangan harap dengan memberikan undangan dan plat cetak saja anda sudah mendapatkan undangan siap kirim yang sudah dilipat dan ditempel stiker labelnya. Untuk mendapatkan itu, harus mengeluarkan biaya lagi, biasanya disebut proses finishing.
Proses cetaknya cepat, untuk 500 undangan saja tidak lebih dari 1 jam. Namun, yang perlu diperhatikan adalah apakah percetakan tersebut sedang kosong ordernya?
Biasanya percetakan menjanjikan sekitar 1 - 2 hari untuk maklun cetak, karena banyaknya order maklun kepada mereka, sehingga para pelanggan harus antri.

Begitulah cara untuk mencetak sendiri undangan pernikahan, saran, kritik dan pertanyaan bisa dipost pada komen box dibawah.

No comments:

Post a Comment